Translate

Tampilkan postingan dengan label pantai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pantai. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Februari 2014

Pantai merah yang tidak merah, pink beach yang tidak pink


Seiring dengan masuknya Taman Nasional Komodo dalam daftar 7 wonders of nature, makin banyak orang yang mengunjunginya. Jaman sekarang sudah biasa orang mencari informasi tempat tujuan wisata sebelum mengunjunginya. Internet menjadi media favorit untuk mencari informasi. Hampir semua situs yang menulis tentang TN Nasional, pasti mencantumkan Pantai Merah atau Pink Beach di dalamnya berikut foto-fotonya. Sebagian besar foto menggambarkan pasir yang berwarna merah atau pink. Percayalah....itu semua hasil editing! Kalau mau tahu seperti apa aslinya, lihatlah foto di halaman ini. Warna pasir di pantai ini tidak seperti warna baju Minnie Mouse. Memang dari kejauhan warnanya tidak putih bersih, tapi warna merahnya juga tidak menyolok. Apalagi jika dilihat dari dekat. Hampir tidak ada bedanya dengan pantai-pantai berpasir lainnya di Indonesia.

Lalu apa istimewanya? Apakah Pantai Merah atau Pink Beach ini masih menarik dikunjungi? MASIH! Karena Pantai Merah memang indah. Pink Beach berada di Pulau Komodo, 30 menit dengan perahu dari dermaga Loh Liang, tempat merapat kapal jika ingin melakukan trekking di Pulau Komodo. Pantai Merah merupakan pantai yang landai yang berhadapan dengan laut dangkal yang lumayan jauh dari pantai. Di laut dangkal ini terdapat taman laut yang indah. Airnya sangat jernih. Karena itu kapal tidak dapat merapat di pantai ini. Juga tidak boleh memasang jangkar karena akan merusak taman laut.  Ini adalah salah satu keistimewaan Pantai Merah. Artinya, bila kapal sudah berada perairan Pantai Merah, penumpangnya harus snorkeling! Nikmatilah keindahan surga bawah lautnya. Berenanglah sampai ke tepi pantai.

Keistimewaan kedua akan terlihat bila sudah tiba di pantai. Ambil segenggam pasirnya dan amati butirannya. Butir-butir pasir kasar berwana putih bercampur dengan remukan koral keras berwarna merah. Koral keras merah remuk inilah yang membuat warna pasir di Pantai Merah sedikit berbeda dibanding pasir di pantai-pantai di Indonesia lainnya. Dilihat dari jarak dekat memang hampir tidak ada bedanya. Tapi dilihat dari jarak sangat dekat sangat berbeda.

Sebetulnya pasir putih kasar yang bercampur dengan remukan koral keras  merah ini bukan hanya ada di Pantai Merah. Ada beberapa pantai di Taman Nasional Komodo yang memiliki pasir seperti ini. Namun jumlah remukan koral keras merahnya tidak sebanyak di Pantai Merah.

Bila sudah berada di pantai ini, berendamlah di air laut sambil meluluri tubuh dengan butir-butir pasir kasarnya dan nikmati sapuan gelombang kecil air lautnya. Spa alami.

Jadi apa yang akan dibawa untuk oleh-oleh bagi keluarga atau kerabat yang tidak ikut ke Pantai Merah? Bukan pasirnya, karena ini juga merupakan bagian yang dilindungi oleh Taman Nasional. Bukan foto pantai berwarna merah, karena pasti warnanya harus diedit dulu. Tapi foto bawah lautnya. Karena itu bawalah kamera bawah laut. Juga ceritanya.

Tertarik nyasar di Pantai Merah dan tempat-tempat eksotik lainnya di Taman Nasional Komodo? Yuk...nyasar di Flores bersama kami.


Jumat, 17 Januari 2014

Tanjung Kajuwulu



Tanjung Kajuwulu berada di pesisir utara Kabupaten Sikka. Terdiri atas pantai-pantai dan bukit-bukit padang rumput yang dipisahkan oleh jalan Trans Flores
Bukit-bukit padang rumput hijau
 di bulan Desember



 
Bukit dengan salib besar di puncaknya
Pada salah satu puncak bukitnya terpancang salib besar. Dari bawah terlihat seperti sebuah makam, tapi ukurannya jauh lebih besar daripada sebuah makam. Puncak bukit bersalib ini dapat dihampiri dengan mendaki beberapa ratus anak tangga. 





Bukit padang rumput
dan pantai berkarang di bulan Desember
Dari atas, pemandangan seluruh tanjung akan terlihat.Perpaduan warna air laut hijau tourqois, pantai berkarang, pantai berpasir putih dengan pohon-pohon asam, bakau, bunga gamal (sejenis turi) merah muda dan bunga-bunga ilalang coklat serta bukit-bukit kehijauan akan menjadi lukisan yang indah dipandang mata.



Pohon-pohon gamal meranggas di tepi
Tanjung Kajuwulu di bulan Agustus


Hutan bakau kecil dan sungai kering
di pantai berpasir di bulan Agustus
Yang mau berenang, silakan karena air lautnya yang bersih memang menggoda. Yang mau bersantai-santai di bawah pohon sambil cuci mata juga boleh. Apapun pilihannya, nyasar di sini harus dilindungi dengan sunblock!


Tertarik nyasar di Tanjung Kajuwulu dan menyusuri pantai-pantainya dan mendaki bukit bersalibnya?  Yuk...nyasar di Flores bersama kami.